h.r mambang mit

Wakil Gubernur Provinsi Riau 

Home

Wagubri Hadiri HUT Kabupaten Kampar Ke-60

Cetak

Bangkinang (MMC) – Wagubri Drs HR Mambang Mit, Sabtu (6/2) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kampar. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka HUTnya yang ke 60.

Setibanya di Kabupaten Kampar Wagubri di sambut langsung oleh Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin, MM, Sekdakab Kampar Drs Zulher MS dan Unsur muspida kabupaten kampar. 
Wagubri HR Mambang Mit dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka  HUT Kabupaten Kampar Ke-60 hendaknya masyarakat lebih mempererat  persatuan dan kesatuan dalam membangun kampar dengan lebih baik. “Dengan hari jadi Kabupaten Kampar jangan dinilai hanya seremonial saja. Akan tetapi hendaknya dengan HUT Kabupaten Kampar ini, di jadikan momentum untuk membangun,” urai Wagubri.

Dalam kunjungannya, Wagubri di dampingi Kadissos Riau HR Lukmat Mat, serta Kepala Badan Lingkungan Hidup Prov Riau, Fahrizal labay beserta rombongan lainnya.
Kabupaten Kampar genap berusia 60 tahun. Dengan usia tersebut, Kampar yang dulunya memiliki wilayah paling luas di Riau kini terpecah menjadi beberapa kabupaten pemekaran, Rohil, Rohul dan Pelalawan. Namun dengan pembangunan yang sangat pesat, kini Kampar mulai menjadi pusat ekonomi rakyat. Meski sudah beranjak ke kota, Kampar tetap menjunjung seni budaya ninik mamak di Serambi Makkah ini.

Pukulan gong dan irama gendang disertai suling terdengar saat langkah kaki memasuki Kantor Bupati Kampar yang megah itu. Irama celempong yang mendayu dan khas Kampar itu terus berayun mengiringi langkah rombongan Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit yang menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-60 Kabupaten Kampar. Prosesei penerimaan tamu begitu hidmat dan penuh dengan nilai budaya yang memang kental.

Setelah langkah suara itu berhenti, sebarisan manusia yang rela berpanas berbaris dengan rapi di halaman gedung yang baru saja ditempati ini. Tak lama upacara berjalan dengan hikmat dan penuh dengan harapan serta doa untuk kabupaten yang dikenal dengan julukan Serambi Makkah ini.

‘’Ini peringatan yang sangat menarik dan sangat berbeda. Pasalnya dengan usia yang sudah setengah abad lebih masyarakat masih peduli dengan budaya. Lihat saja irama celempong itu mendayu. Ini harus dipertahankan kedepan dan seterusnya,’’ ujar Mambang Mit. Tidak hanya itu, musik celempong juga mengiringi rombongan yang terdiri dari Wagubri, Bupati Kampar Burhanuddin Hasan, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Muspida Riau, Muspida Kampar serta masyrakat dan ninik mamak yang hadir menuju Gedung DPRD Kampar yang memiliki bentuk sangat unik. Di dalam gedung yang berada tepat di depan kantor bupati ini, dilaksanakan paripurna istimewa HUT Kabupaten Kampar.

Usai paripurna, para rombongan dan tamu dijamu di sebuah bangunan yang sama bentuknya dengan umah lontiok, rumah adat tanpa dinding. Tetap dengan alunan musik celempong tamu disuguhkan makanan khas Kampar. Namun begitu, sebelum makan para tamu harus melewati dulu prosesi menjamu tamu (basiacuong). Prosesi ini dilakukan dengan tujuan untuk menyambut tamu dengan sopan dan menjamu makan sehingga saling menghargai antara tamu dan tuan rumah terjaga.

‘’Saya sangat tertarik dengan apa yang dilakukan Kabupaten Kampar ini. Rasanya adat istiadat sangat melekat di diri mereka. Semoga HUT ke 60 ini Kampar semakin maju dan berkembang serta tetap menjunjung nilai buidaya Kampar,’’ ucap Wagubri kepada wartawan.

Hal yang sama juga diungkapkan Bupati Kampar, Burhanuddin. Ia selalu bermimpi saat Kampar berusia 70 ke depan, menjadi salah satu tren ekonomi di Riau. Namun begitu ia tidak menafikan, Kampar tetap bisa solid dan bersatu hingga saat ini karena budaya dan adat istiadat dijunjung tinggi di Negeri Serambi Makkah ini.ant

Facebook Facebook